Tuesday, December 18, 2018

Mengenal Perbedaan Monitor Lcd Dan Monitor Led

*Perbedaan Monitor LCD dan Monitor LED* | Melanjutkan perihal kita wacana beberapa Hardware komputer. Sesudah kita mengenal Perbedaan Monitor LCD & Monitor CRT, kini kita akan lanjutkan mengupas sekilas Perbedaan Monitor LCD dan Monitor LED.

LCD kependekan dari Liquid Crystal Display. TV LCD mempunyai kristal cair antara panel layar TV, yang akan diaktifkan bila arus listrik disuplai untuk itu.

LED TV bekerja pada kristal cair yang sama platform, tapi cahaya berasal dari dioda pemancar cahaya (Light Emitting Diodes, LED) yang digunakan sebagai back-cahaya untuk TV ini, sedangkan TV LCD normal memakai lampu CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps).

Sebuah TV plasma bekerja pada platform yang sama sekali berbeda. Sebuah TV plasma mempunyai selembar individu sel plasma, yang bisa diaktifkan ketika listrik dilewatkan ke TV.

Dengan demikian kita sanggup melihat bahwa teknologi plasma dan LCD yang sama sekali berbeda, sementara perbedaan antara LCD dan LED hanya back-cahaya, yang mereka gunakan.

 *Mengenal Perbedaan Monitor LCD dan Monitor LED*

Monitor LCD



Contrast Ratio
Sebuah rasio kontras yakni kemampuan TV untuk memperlihatkan tempat kontras tinggi pada layar. Daerah kontras tinggi yakni warna hitam dan putih dalam gambar. Jika TV mempunyai rasio kontras yang baik, hal itu memperlihatkan perbedaan antara tempat gelap dan terang layar sangat baik. Pengujian rasio kontras TV yakni dengan adegan-adegan dalam gelap, di mana kebutuhan untuk membedakan warna hitam diperlukan. Kenyataan bahwa TV plasma umumnya mempunyai rasio kontras yang lebih baik daripada TV

LCD dan LED. Hal ini sebab TV plasma mempunyai plasma pada masing-masing sel, yang secara otomatis mengubah diri mereka pada bagian-bagian yang lebih gelap dari layar. TV LCD di sisi lain mempunyai satu kristal cair sehingga dikala harus menampilkan gambar gelap.

CCFL harus meredup akibatnyawarna hitam tidak begitu meyakinkan. Di sisi lain, TV LCD didukung dengan lampu LED belakang mempunyai sedikit tepi sebagai individu LED memutar diri ke dalam 'off' posisi di cuilan gelap layar dengan demikian menawarkan hitam yang lebih meyakinkan daripada TV LCD.
Hasil: Pada rasio kontras parameter, TV plasma dengan terperinci telah di atas angin. LED TV yang berikutnya, disusul TV LCD yang terakhir.

Viewing Angle
Viewing angle yakni sudut dimana gambar di TV sanggup dilihat. Semua TV sanggup dilihat dikala Anda sempurna di depannya, tapi sebab semua pemirsa tidak bisa duduk sempurna di depan TV dan harus duduk di sekitarnya (samping kanan dan kiri), maka parameter sudut menjadi sangat penting.

Pemenang untuk titik ini lagi yakni TV plasma. Citra TV plasma tetap baik dan kokoh untuk pemirsa di hampir setiap sudut. TV LCD jatuh kembali ketika sering ada kehilangan warna dan detail, ketika TV dilihat dari sudut menyamping. LED TV meminimalkan persoalan yang dihadapi oleh TV LCD sebab dengan desentralisasi kembali lampu sehingga mempunyai sudut pandang yang lebih luas.

Hasil: Pada parameter sudut pandang, TV plasma yakni pemenang, diikuti oleh LED TV di tempat kedua dan LCD TV di tempat terakhir.

Color
Hal ini cukup terperinci bahwa warna-warna cerah dari TV akan menjadi pertimbangan penting dalam pikiran pembeli TV. Tetapi tidak ada pemenang pada parameter ini sebab semua TV sepertinya memperlihatkan gambar berkualitas baik. Perbedaan mungkin ada di antara dua model TV jenis yang sama atau dua merek TV yang berbeda, model harga yang lebih tinggi memperlihatkan warna yang lebih baik, tetapi sebagian besar masih mempunyai kualitas gambar yang sama.

Dikatakan bahwa bila LED TV mempunyai lampu berwarna, ia akan menampilkan gambar yang terbaik dari mereka semua, tapi hal ini masih diperdebatkan.

Hasil: Semua peringkat TV mempunyai kualitas yang baik, harga yang menentukan yang lebihbaik, sebab dengan harga yang lebih tinggi biasanya pewarnaan layar akan lebih baik.

Motion
LCD TV telah memperlihatkan peningkatan yang besar pada parameter ini dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tidak sanggup diperdebatkan bahwa teknologi plasma mempunyai kelebihan di sini. Ketika layar plasma mempunyai sel-sel individual yang sanggup me-refresh pada tingkat yang jauh lebih cepat. Aliran gerak telah menjadi momok bagi para pembuat TV LCD untuk waktu sekarang. LED TV sebagian besar memakai teknologi yang sama menyerupai TV LCD tetapi memperlihatkan kinerja yang lebih baik dari LCD TV.

Hasil: Plasma untuk sekarang,masih jawara, disusul LED TV untuk urusan gerak.

Power Consumption
Plasma TV mengkonsumsi lebih banyak tenaga daripada LCD TV, sebab setiap sub-pixel dilayar harus dinyalakan. Sebaliknya, kebutuhan TV LCD lebih perlu sedikit kekuatan untuk menerangi lampu belakang. Tapi LED TV yakni pemenang titik ini sebab lampu LED belakang mempunyai kekuatan lebih efisien dan lebih kecil kebutuhan listriknya.

Hasil: LED TV yakni pemenang pada titik ini, diikuti oleh LCD dan plasma.

Lifespan
Kelemahan plasma TV, yang pembuatnya berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki ini, yakni umur. Kualitas dan kecerahan layar plasma mengambil pemukulan dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi plasma keluaran kini tiba dengan lebih efisien, yang mempunyai potensi untuk bertahan lebih lama. Umur dari LCD dan LED TV tergantung pada umur dari lampu belakangnya, tetapi pada rata-rata umur TV tersebut seharusnya lebih daripada plasma TV.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan selain umur yakni burn-in (terbakar). TV plasma mempunyai beberapa masalah, sebab mempunyai potensi burn-in yang lebih besar pada layarnya. Para pembuat TV plasma mencari solusi untuk memperbaiki persoalan ini juga. TV LCD dan LED jarang mempunyai persoalan layar terbakar.

Hasil: Pada titik ini, TV LCD telah menjadi pemenang, sementara umur dari lampu LED belakang tetap belum diuji, sebagai teknologi yang relatif baru. Tapi plasma mencoba untuk memperpanjang umur mendekati TV LCD.

Price
Setelah menyampaikan semua ini, pada akhirnya, keputusan bagi kebanyakan orang yakni dibentuk oleh label harga. Bagi banyak orang di seluruh dunia, persoalan label harga jauh lebih penting daripada enam poin belumnya.

Selama bertahun-tahun, plasma telah menikmati harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan LCD, namun sebagai ukuran produksi dan seruan LCD meningkat, harga LCD ditetapkan untuk menjadi lebih dan lebih kompetitif dengan plasma. LED TV mempunyai harga yang relatif mahal sebagai teknologi yang gres dikeluarkan. Untuk ukuran kecil plasma lebih murah, namun untuk dikala ini TV berukuran lebar harga murah didominasi oleh LCD TV.

Hasil: Plasma yakni nomor 1 untuk TV ukuran kecil (dibawah 32 inchi), tetapi TV di atas 32 inchi lebih murah LCD. TV LED dikala ini masih berharga 2 kali lebih mahal dari LCD untukukuran yang sama.

Monitor LED

Ada juga yang menyampaikan Perbedaan LCD dan LED sebagai berikut:

    LCD lebih rendah radiasinya
    LCD lebih irit energi
    LCD lebih compact
    LCD yakni teknologi paling terkenal yang digunakan di TV, ponsel, dan juga monitor komputer layar datar. Namun sebenarnya LCD tidaklah menyajikan image dengan kualitas terbaik.

LED yakni kependekan dari Light Emiting Dioda, merupakan komponen yang sanggup mengeluarkan emisi cahaya. LED merupakan produk temuan lain sehabis dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N juga melepaskan energi berupa energi panas dan energi cahaya.

LED dibentuk semoga lebih efisien bila mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai yakni galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.Pada dikala ini warna-warna cahaya LED yang banyak ada yakni warna merah, kuning dan hijau.LED berwarna biru sangat langka.

Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam menentukan LED selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan disipasi daya-nya. Rumah (chasing) LED dan bentuknya juga bermacam-macam, ada yang persegi empat, lingkaran dan lonjong.


No comments:

Post a Comment